rss

Minggu, 28 Agustus 2011

Jiwa yang Gelisah

Tuhanku ...

Terimalah hatiku yang bersyukur.. karena kini ku mengerti, jika aku sepenuhnya ikhlas menyerahkan diri dan hidupku kepada-Mu,
maka sesungguhnya aku tak lagi memiliki diri dan hidupku sendiri.

Dengannya,
diri dan kehidupanku adalah milik-Mu, sehingga Engkau tak akan melupakanku, tak akan membiarkanku sedih, dan pasti akan menyejahterakan dan membahagiakanku.

Tuhan,

Aku ini milik-Mu,
bahagiakanlah aku.

Aamiin

By MT

Berpikir dan Sabar

Banyak orang yang cepat bereaksi terhadap penghinaan dan kata-kata yang menyinggung, tanpa menghitung apakah reaksinya lebih merugikan daripada apabila mereka tidak bereaksi.

Memang mungkin orang akan mendewasa dengan berjalannya waktu, tetapi kita betul-betul disebut dewasa, dan disebut berkelas, apabila kita tidak bereaksi dengan cara yang hanya merendahkan dan merugikan diri kita sendiri.

By MT

Syukuri Atas Segala Nikmat

Engkau akan mudah melihat keindahan dari apa pun yang kau miliki, jika engkau menyikapi apapun milikmu sebagai yang terbaik dari yang bisa kau miliki sekarang; mungkin tidak sebaik yang dimiliki oleh orang lain, tapi ia adalah yang sudah kau miliki.

Jika engkau hanya menempatkan yang belum kau miliki sebagai yang kau inginkan, maka akan sulit bagimu untuk berbahagia.

Maka, adikku yang baik hatinya,
Mulai hari ini, inginkanlah yang sudah kau miliki.

Bersyukurlah.

By MT

Ungkapkan Saja, Semangaaaaaaaaaat :D

Merasakan cinta adalah anugerah, karena tidak semua hati mampu menjadi pelabuhan bagi rasa mulia yang berkekuatan besar untuk menjadikanmu pribadi yang hebat.

Tapi, tidak semua jiwa berani mengungkapkan rasa cintanya kepada tujuan cintanya.

Memang, dibutuhkan keberanian kelas langit, untuk berani datang dan menyampaikan rasa cinta itu, yang disemangati oleh harapan penerimaan, tapi yang lebih dimomoki oleh kemungkinan penolakan.

By MT

Biasakan Hidup Hemat Menjadi Kesenangan

Hari libur bukanlah ijin untuk mengeluarkan uang dengan jumlah yang lebih besar daripada pendapatan kita.

Perhatikanlah bagaimana orang mematikan kehati-hatiannya dalam berbelanja di masa libur, walau sangat sadar bahwa mereka akan stress dan gelisah mengenai kurangnya uang untuk membiayai kehidupan nyata setelah liburan.

Logika yang dibutuhkan untuk menjadi pribadi yang sejahtera, bertolak-belakang dengan kecenderungan memanjakan kesenangan sesaat.

Let’s be smart.

By MT
 
RB